Selama sekitar tiga puluh tahun terakhir
kesenjangan ekonomi nasional dan global memunculkan arus deras percari kerja
yang melintas batas negara, termasuk pencari kerja dari Indonesia. Angka
penganguran di Indonesia saat ini menunjukkan grafik yang terus meningkat dan
menjadi salah satu permasalahan besar yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia.
Kurangnya lapangan pekerjaan yang tersedia ditambah dengan gaji/upah yang tidak
memadai dan dihadapkan dengan kebutuhan ekonomi yang semakin hari semakin
tinggi, menyebabkan orang beramai-ramai untuk berusaha mengais rejeki dengan
menjadi tenaga kerja Indonesia di luar negeri.
Pada saat ini, lowongan yang banyak
tersedia untuk Tenaga kerja asal Indonesia adalah jenis pekerjaan sektor
informal, dan bila dilihat berdasarkan
penempatannya per tahun 2011, urutan teratas adalah house maid (Penata Laksana Rumah Tangga/PLRT), pekerja wanita,
perawat, operator, pekerja perkebunan, buruh lepas, pelayan restoran, tukang
kebun, spa therapist, cleaning service, buruh cuci hingga
koki, masih mendominasi dan itulah formasi yang diisi
oleh para tenaga kerja dari Indonesia dan mayoritas adalah perempuan. Selain
sektor informal yang tersedia, adanya struktur budaya